[FF] Forgive Me 2.7

title: Forgive Me

author : weaweo (wekyukey was my past name)

length : series

part : 2

rating : PG-13

genre : ngga jelas

cast : SHINee Kim Jonghyun, SHINee Kim Kibum, SHINee Lee Jinki, SHINee Choi Minho, Park Chaerin, Lee Hyura, Lee Jihoon *cast lain menyusul*

disclaimer: plot is mine– pernah dipublikasikan di FFIndo


-say no to plagiarism-

please leave comment after read!

forgive me-2

by weaweo-


Kim Jonghyun pov

“Aku, aku, appaku tidak biasa menyimpan persediaan bensin dalam jerigen. Dan aku juga tidak punya mobil sendiri-”

Apa? Payah sekali yeoja ini! Masa dia tidak mau memberikanku barang seliter bensinnya? Buat apa aku obral senyumanku dari tadi? Yeoja sialan.

“..tapi akan kucoba mengambil sedikit dari mobil appaku. Kebetulan, mobilnya sedang tidak dipakai. Sebentar.” Ia langsung berlari ke garasi rumahnya. Aku tak tahu apa yang akan dia lakukan, tapi aku senang karena rayuanku mempan kepadanya. Haha.

Semenit, dua menit, sampai sepuluh menit aku menunggunya, tapi dia tidak keluar juga. Apa yang dia lakukan? Kuputuskan untuk menyusulnya ke garasi. Namun sebelum aku sampai, sebuah mobil tepat berhenti di belakang mobilku.

“Jonghyun-ah!” Onew-hyung keluar dari mobil itu, disusul Key. “Aigo- apa yang kau lakukan?! Lima belas menit lagi acaranya mulai!”

“Mianhae- mobilku kehabisan bensin, dan aku sedang mencari bensin,” aku membela diri sekenanya. Mana yeoja itu? Ia belum tampak juga.

“Omona! Kenapa kau tidak menelpon?! Kau bawa ponselmu kan?” Key mengomel dan aku langsung terpaku. AIGOOOO! KENAPA TAK TERPIKIRKAN OLEHKU?!

“Ya sudah- sekarang cepatlah kau naik ke mobil. Biar mobilmu ditinggal di sini. Akan kuminta manajer-hyung menelpon bengkel supaya diderek dan diisikan bensin. Kajja, kajja!” Onew-hyung mendorongku ke mobil. Aku yang masih terpaku tidak bisa melawan.

Di tengah perjalanan aku berpikir. Aigoo- yeoja itu! Mianhae yeoja- yang sebenarnya cukup manis- aku pergi tanpa pamit padamu. Kekeke-

Lee Hyura pov

Bangun pagi- sekolah- pulang- kerjakan pr- tidur- kembali lagi ke awal- kembali lagi ke awal- ulangi setiap hari. Rutinitas yang membosankan. Sangat membosankan. Aku bosan. Bosan. Sangat bosan. Aku ingin sesuatu yang lain!

Tuhan, boleh aku minta tukar kehidupan? Boleh kan? Pasti boleh, Tuhan kan baik kepadaku?

Titilitit.. Titilitit.. Aku terbangun mendengar suara ponselku. Oh, masih pukul 3 pagi. Siapa orang idiot yang memutuskan untuk menelponku di pagi buta begini? Aku ngantuk! Aku butuh tidur!

Walaupun begitu tetap kupencet tombol hijau ponsel biruku- hanya kupencet dan kuteruskan tidurku.

“Yoboseyo? Hey! Hyura-ssi! Hyuraa!” suara yang sangat kukenal. Ah- biarkan saja. Aku malas.

“Hyura? Hyura! Ini aku Chaerin! Hyuraaa! Jawab aku! Please..” suara di seberang sana mulai menangis.

“Mwo-?” aku menjawab pendek. Walaupun Chaerin sahabatku tapi aku tak suka ditelepon malam-malam! Tahukah kau apa yang paling kusuka dari malam? Yaitu TIDUR!

“Aku perlu teman,” Chaerin terdengar mengisak. Aku merasa agak khawatir. Ada apa dengannya?

“Waeyo, Chaerin? Kau ada masalah?” tanyaku pelan.

“Tadi siang, aku bertemu dengan.. Jonghyun,” Chaerin mengisak lagi.

“Jonghyun? Teman kita SD dulu? Yang suka mainan ingus itu?” Kurasa tebakanku tidak benar, Chaerin menangis lebih keras.

“Aniyoooo! Huhu- SHINee, SHINEE!!”

SHINee? Mwo? S-H-I-N-E-E? S-H-I-N-E-E?

“Kau tahu kan? Jonghyun SHINee!!”

“Oooh- dia?”

“Hanya ‘ooh- dia’?” Chaerin mengisak. “Kenapa hanya begitu? Kau tidak berteriak? Kau tidak histeris?”

“Aku bukan fangirl-nya,” tukasku tak sabar. “Aku lebih suka Taemin daripada dia. Lalu? Kau meminta foto bareng? Tanda tangan?”

“Tidak sempat- dia terburu-buru. Bensin mobilnya habis, aku mengambilkannya bensin dari mobil appaku. Kebetulan appaku sedang pergi memancing-”

“Mwo?? Chamkanman! Bagaimana caramu mengambil bensin dari mobil appamu?”

“Itu yang ingin kuceritakan padamu. Aku mengambilnya dengan selang kecil bekas dipakai tukang bangunan yang memperbaiki rumahku kemarin-”

“Lalu?”

“Aku mengambilnya- kau tahu, seperti kalau kita meminum air dari sedotan? Tapi, aku kurang konsentrasi. Bensinnya tertelan sedikit. Aku langsung merasa mual, rasanya tidak enak. Pandangan mataku berkunang-kunang. Saat sadar sepenuhnya aku sudah ada di rumah sakit.”

“…..”

“Kata Eunrim isi perutku dipompa keluar. Dia bilang untung aku selamat. Lalu kutanyakan siapa yang menemukanku di garasi, dia bilang dia yang menemukanku sekitar 10 menit setelah aku keluar dari kamar. Aku bertanya lagi, apakah ada seorang namja di sekitar rumah kami waktu aku pingsan. Dia jawab tidak ada. Hyuraaaa, aku sedih sekali. Jonghyun begitu jahat padaku, ia meninggalkanku sendirian, tidak menolongku! Mana tadi aku dimarahi appa habis-habisan. Aku baru saja pulang dari rumah sakit dan langsung mengunci diri di kamar. Kata tetanggaku tadi, mobil Jonghyun yang kehabisan bensin diderek oleh orang dari bengkel. Jonghyun bahkan tidak meminta maaf padaku! Hiks. Hyura-ssi? Kau masih di sana kan?”

Pikiranku bekerja- dasar pabbo. Jonghyun juga. Kubunuh kau.

“Hyura? Hyura?”

Park Chaerin pov

Hyura masih tak menjawab. Sudah 10 kali aku memanggilnya. Kurasa, dia akan meledak.

“Hyura?”

“Chaerin- kau mau Jonghyun dibuat bubur atau bulgogi? Aku sih mendingan bulgogi.”

GLEK- “Hyura!”

“Sudahlah- aku mau tidur dulu. Kau cepatlah tidur! Kau sudah makan kan?” Aku mengangguk (padahal jelas dia tidak bisa melihatku).

“Kalau begitu, tidurlah! Besok kita sudah sekolah. Aku tak mau melihatmu tertidur di kelas seperti dua minggu yang lalu! Bukan masalah songsaenim yang memarahimu, tapi kasihan teman yang lain kebanjiran liurmu! Kajja!”

“Ne, Hyura-ssi. Gomawo sudah mendengar-” ah, kebiasaan buruknya kumat lagi –menutup telepon secara sepihak. Walaupun begitu aku sangat menyayanginya. Memang benar kata Eunrim- yang menganjurkanku untuk menelpon Hyura, setelah bercerita padanya bebanku sedikit terangkat.

“Selamat tidur, Hyura-ssi.” Aku terlelap dengan senyum tersungging di bibirku.

Lee Hyura pov

To: jihoon

hoy- oppa! apa kabarmu? ^^

From: jihoon

Baik- kau? Tumben sms. Baru kesurupan ya? -.-

To: jihoon

aniyooo- sepertinya aku kangen! :Þ- oppa, aku boleh tanya tidak?

From: jihoon

Mwo?! Aha! Benar kan, kau cuma ada maunya! Apa yang kau mau gadis kecil yang licik?

To: jihoon

hahaha- tega! begini, kau kan pernah cerita punya teman artis, yang anak shinee itu. kenalkan aku padanya dong?😉

From: jihoon

Ah- Jinki-ah maksudmu? Buat apa? Andwae!!

To: jihoon

oppa- ayolah! kau kan sepupuku yang paling baik?! ini sekalian pembuktian kalau kau memang benar-benar sahabatnya! katamu kau sahabatnya semasa sma! masa begini saja tidak bisa? T.T

From: jihoon

Memangnya buat apa sih? Kau kelihatannya nafsu sekali? Kalau mengenai kami sahabat dekat, memang! Aku juga masih sering sms-an dengannya!

To: jihoon

jinjja? kalau begitu tidak susah kan mengenalkanku padanya? ayolah jihoon-oppa ganteng! aku cuma ingin interview dengannya kok!

From: jihoon

Geurae! Akan kutelepon dulu dia! Doakan semoga dia sedang tidak sibuk!

To: jihoon

ne! jihoon-oppa, HWAITING!! ^^

NAH! Kim Jonghyun, tunggu aku ya. Aku pasti datang. Kekeke.

Choi Minho pov

Sibuknya aku hari ini! Syuting Dream Team membuatku semangat- tapi juga membuatku sibuk! Bayangkan saja, sehari aku hanya bisa tidur selama 5 jam, itupun tidak full! Kadang aku tergeragap bangun di pagi buta karena Key mengigau tak jelas! Berisik sekali! Dan hari ini tampaknya juga akan berakhir seperti itu!

“Minho-ssi! Coba kau pasang pose berkedipmu! Siap ya!” seruan dari pengarah gaya membuatku tersentak. Ya, ini hidupku. Mau tak mau, harus aku jalani. Kukedipkan mata kiriku, berpose dengan cool.

“Daebak! Sekali lagi! YAK!”

*TBC*


PLEASE GIVE COMMENTS AFTER READ

25 thoughts on “[FF] Forgive Me 2.7

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s