[FF] Show Your Smile (FM Stories Special Honeymoon)

 

title: Show Your Smile (FM Stories Special Honeymoon)

author: weaweo (@weaweo)

length: drabble (err, maybe)

rating: PG-15

genre: romance, comedy

main casts:

  • SHINee Kim Jonghyun
  • Park Eunrim (YOU, OC)

disclaimer: I just own the plot and OCs. please respect the author with no copying, stealing, and claiming.

author’s note: hello~! weaweo is here ^^ sesuai dengan permintaan readers, akhirnya aku hadirkan juga honeymoon kelima pasangan di FM Stories! kali ini Jonghyun-Eunrim dulu ya? buat yang ngarep NC, errr… silakan baca note saya di bawah (=_=) oh ya, jangan lupa komen! komen kalian penyambung nyawa FM Stories Special Honeymoon😛

 

 

Show Your Smile

(FM Stories Special Honeymoon)

weaweo’s storyline

 

 

 

Aku merebahkan tubuhku di atas ranjang king size satu-satunya yang ada di dalam kamar hotel ini. Menggeliat, ke kanan, ke kiri. Merentangkan tanganku dengan bebas. Memutar-mutar kepala, meluruskan kaki. Menyenangkan—setidaknya sebelum…

“Jonghyun-ya!! Kau ini malah tidur-tidur di sana! Bantu aku mengeluarkan barang-barang kita!”

Jeritan nenek cerewet itu. Bukan, kuralat—nenek sihir tua yang cerewet. Super cerewet. Sudah, jangan sedikitpun kau hiraukan dia, Kim Jonghyun. Nenek sihir itu hanya numpang lewat. Sebentar lagi dia pasti pergi…

“Yaaa! Jonghyunnie!! HAH!!”

BRUKK!!

Tiba-tiba kurasakan beban yang seakan seberat 100 kuintal menimpaku. Sialan, nenek sihir ini benar-benar menyebalkan! Minta diperkosa (?).

“ARGH! KAU ITU BERAT EUNRIMMIE!!”

“HABIS KAU TIDAK MAU MEMBANTUKU!!”

“AKU CAPEK!! JETLAG!!”

“AKU JUGA, BODOH!”

“AAAAH, TERSERAHLAH!” Aku membenamkan wajahku lebih dalam ke dalam bantal. “Lagipula, badanmu seperti alat terapi buatku. Tulang-tulangku langsung berderik keras seakan mau patah!”

BUGH! Timpukan bantal mengenai ubun-ubunku. Walaupun begitu, Eunrim tidak mau menyingkir dari atas tubuhku. Kurasakan dagunya bertumpu di pundak kananku.

“Masih siang sekali ternyata di sini,” ujarnya dengan nada pelan. “Jonghyunnie, ajak aku jalan-jalan dong? Masih siang…”

“Jalan saja sendiri. Aku lelah!”

“Kau ini! Tidak seperti suami yang baru saja menikah! Mana? Katamu kau akan berlaku sangat romantis terhadapku!” Eunrim menjambak rambutku. Tidak sakit sih, tapi aku tetap menjerit-jerit heboh seakan itu sakit. Eunrim sepertinya tahu aku melebih-lebihkan, maka dia malah membenamkan wajahku  ke bantal.

Setelah beberapa saat, dia mengangkat kepalaku dan turun dari tubuhku. Mataku masih terpejam—walaupun begitu aku bisa melihat bayangannya. Kepalanya berada tepat di depan kepalaku.

“Jonghyunnie?” Dia menepuk pipiku. Aku tetap memejamkan mataku. Mulutku sedikit terbuka. “Ya! Jonghyun! Tidak lucu! Jangan bercanda seperti ini! Kau tidak mati kan?”

Aku tetap diam. Sialan, hidungku gatal.

Kurasakan nafas hangat menyapu wajahku. Eunrim sepertinya mulai panik. “Kim Jonghyun!!”

Satu, dua, tiga. Kurengkuh pinggangnya dan kubaringkan dia. Posisiku sekarang berada di atasnya. Eunrim, seperti biasa, terbelalak kaget.

“Eunrimmie, aku sudah janji akan berlaku romantis kepadamu! Lihat saja nanti!” Aku mencium bibirnya ringan. Hanya main-main.

Kemudian, tinjuan Eunrim langsung menyerbuku tepat di bahu kiriku. “Jonghyun! Kau! Menyebalkan!”

“Tidak sakit!”

“YAAA~!”

“Sssh!” Kuletakkan jari telunjuk kananku di bibirnya. “Kalau kau mau jalan-jalan, sebaiknya kau jangan macam-macam kepadaku! Aku bisa saja meninggalkanmu di negara ini sendirian!”

Eunrim mencibir, “Mana mungkin. Paspormu ada di tasku. Kau takkan bisa kemana-mana, wekk!”

“Ehehehe, kau pintar yeobo~!” Aku mencium pipinya yang bersemu merah. “Saranghae!”

“Aish! Sudah, lepaskan aku!” Dia mendorong tubuhku agar menyingkir dari atas tubuhnya. Kami duduk bersisian di atas tempat tidur.

“Kau mau kemana dahulu? Siang-siang begini, pasti asyik ke pantai!” ujarku menyarankan. Tetapi Eunrim langsung memberengut.

“Pantai itu sore. Sembari melihat sunset, kita berjalan berdua menyusuri pasir putih Hawaii yang indah…”

Aku menggeleng-gelengkan kepalaku. Sudah biasa. Istriku yang tomboy dan gemar berteriak ini memang sangat menyukai cerita-cerita cheesy khas drama. Makanya, dia selalu menuntutku untuk berlaku romantis terhadapnya.

“Lalu kau mau kemana?”

“Bagaimana kalau kita, berjalan-jalan ke pasar yang tadi kita lewati? Pasar yang menjual barang-barang cinderamata! Aku ingin membeli gelang dari kerang…”

“Ah, ide bagus! Kajja!” Aku berdiri. Tertarik. Pasar itu terletak lebih dekat daripada pantai—lebih cepat sampai, lebih cepat pulang ke hotel. Artinya, lebih cepat tidur!

“Ne! Aku ambil sunglasses dulu! Kau mau?”

“Boleh!” Sedetik kemudian, Eunrim mengeluarkan kacamata hitam kami dan melemparnya satu kepadaku. Kami pun keluar kamar dengan menggunakan kacamata hitam.

Lalu, begitu turun dari lift dan keluar melalui lobi resepsionis…

TES.. TES.. TES.. BRESSS!!

Hujan. Aku menoleh kepada Eunrim. Wajahnya tampak kecewa. Kasihan.

 

***

Eunrim masih duduk di depan jendela balkon kamar kami. Matanya memandang ke luar jendela. Wajahnya masam—masih kesal dengan hujan yang tiba-tiba turun saat kami akan pergi.

Lama-lama aku kasihan juga kepadanya. Ckckckck. Yeoja tomboy itu memang kadang sangat kekanak-kanakan. Salah satu cara membakar semangatnya lagi hanyalah dengan…

“Eunrimmie, ya! Jangan duduk di sana terus! Mana semangat membaramu? Masa hanya gara-gara hujan, kau jadi lembek begini? Payah!”

Yap, mengejeknya habis-habisan. Aku selalu berhasil membuatnya semangat—setidaknya kalau semangatnya dapat dilihat dari betapa marahnya dia padaku setelah itu.

Tetapi kali ini dia tidak bergeming. Matanya tetap menerawang ke luar, tempat air mengguyur permukaan bumi dengan derasnya.

“Ya! Eunrim!”

Dia tidak menoleh. Malah bibirnya yang bertambah manyun, mungkin kesal kepadaku. Biar saja, kubuat dia marah dahulu.

“Eunrim-ya! Kalau dipanggil oleh suamimu, kau harus menoleh! Mana sopan santunmu kepadaku?!”

Dia tidak menoleh lagi. Dasar bebal. “Heh, tuli ya kau?! Aku suamimu!”

Gagal. Menyebalkan. Bagaimana bisa dia tidak mengacuhkanku seperti ini? Terpaksa, hanya tinggal satu cara. Aku berdiri dari sofa empuk yang aku duduki dari tadi, berjalan merayap tanpa suara mendekati istriku itu.

“Eunrimmie, wajahmu itu jelek kalau kau sedih!” Aku sampai di belakang punggungnya. Dia tetap tidak bergeming. “Maka, tersenyumlah! Perlihatkan kepada dunia, kalau kau, Park Eunrim, istri seorang Kim Jonghyun, dapat tersenyum senang. Masa kau marah hanya gara-gara hujan?”

GREB. Kupeluk dirinya dari belakang. Kedua tanganku kuletakkan di bawah paha Eunrim yang berselaputkan celana jeans warna hitam. Dengan mudahnya, kuangkat dia dengan posisi seperti sedang mengangkat barang.

“YAAA!” Eunrim langsung memberontak. Sayangnya, kekuatannya tak ada banding denganku. Dalam sekejap, tubuhnya sudah aku tindih di atas tempat tidur.

“Daripada kau bersedih, bagaimana kalau kita ‘bermain’ yang lain?” tanyaku dengan nada menggoda. Dia terbelalak, namun membalas senyumanku sambil tersipu malu.

“Main apa?” tanyanya memastikan. Kalau sedang bersemu merah begini, dia tampak cantik sekali. Ah, pada dasarnya dia memang cantik! Penampilannya sekarangpun sedikit demi sedikit berubah. Kalau dahulu, dia bisa saja keluar rumah hanya menggunakan celana gombrong dan kaos lusuh, sekarang minimal celana jeans dan kaos yang tidak lusuh.

Oh ya, dia sekarang juga suka mengenakan baju yang sedikit feminim. Kadang dia menggunakan topi rajutan, bukan topi baseball seperti dulu. Warna pilihan bajunya pun semakin bervariasi. Yah, walaupun dia masih sangat membenci warna pink dan high heels, tapi lumayanlah!

“Kau mau main apa?” tanyaku sambil mencium pipinya.

“Terserah kau,” jawabnya sambil tersenyum seduktif. Wah, dia menantangku.

“Baiklah. Ayo kita main makan-dimakan! Hamph!” Kulumat bibirnya dengan ganas. Dia langsung membalasku dengan panas.

Sepertinya, hari hujan ini membawa berkah bagiku. Kekekeke.

 

 

 

the end

© 2011 weaweo. All rights reserved.

author’s note: gyaaa~ how how? cukup so sweet kan😛

buat yang mengharap NC, maaf bangeeeet *bow* ternyata bikin full NC itu susah ya. aku udah niat tu mau bikin NC, nerusin bagian bawah yang menggantung itu. eh, begitu mulai, ternyata aku malah merasa… errr… ngga mampu buat ngelanjutinnya, hiks hiks T_T

lagian, enak non-NC deh. jadi yang under age bisa ikut baca ^^ saya tahu lho sebaran umur kalian itu berapa aja (=__=) kalau aku nulis NC, ntar aku meracuni pikiran kalian #halah #abaikan

oke? setuju semua? FM Stories special Honeymoon ini bakalan ada 5 episode (atau lebih). cuma pendek2, sengaja. kan spesial #ngeles:mrgreen:

jangan lupa komen yaah^^ makasih udah baca. yang ngga komen, biasnya aku klaim satu2 #ngancem #nggamempan😀

26 thoughts on “[FF] Show Your Smile (FM Stories Special Honeymoon)

  1. momonjaa says:

    Huaaahh…. Aku kembaliiii *gak ada yg nanya*
    Udah lama bgt gak baca FM stories lagiii..
    Jadinya seneng pas nemu special honeymoon hihihi (’⌣’)
    Aahh eunrim emg mesum kaya jjong wkwkwkwkwk
    Ampuhnya cuma digodain krn itu hihihihiii :p

  2. angangels^^ says:

    aku ngakak pas jjong bilang eunrim minta diperkosa dasar bang ojong otak yadong ketularan eunhyuk yaaa? apa emang otodidak?

    untuk ncnya cuma dikit #alhamdulillah gak nambah dosa😄

    eunrim sekarang udah agak girly? syukurlaaaaah

    author gak iklas banget… masa nulis dari kaus lusuh jadi kaus tidak lusuh wakakak kaus yang agak girly ke *emang ada?*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s